Cool Blue Outer Glow Pointer

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ

Tuesday, December 22, 2009

Menhumham Jenguk Sipir Tertembak


Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia (Menhum dan HAM)  Patrialis Akbar, Senin [21/12] , menjenguk petugas Asep Koswara, sipir Lapas Sukamiskin  Bandung yang tengah menjalani perawatan di RS Santo Yusup Bandung akibat tembakan seorang napi yang berusaha kabur dan melarikan diri.

Menhum dan HAM  Patrialis Akbar, tiba di RS Santo Yusup sekitar pukul 11,45 dengan didampingi Kalapas Sukamiskin Murdjito.  Asep Koswara dirawat di di ruang Lucas kamar 3 RS Santo Yusup yang saat ini kondisinya membaik setelah mengalami kritis akbiat tembakan.


Menurut Patrialis, kondisi Asep saat ini sudah membaik. Namun, dirinya saat mengunjungi kamar Asep tidak menyinggung soal tragedi kaburnya Napi di Lapas Sukamiskin. “Saat ini kondisinya sudah mulai berangsur pulih. Dirinya sudah bisa mengingat kembali. Namun saya tidak berani menanyakan soal kejadian kemarin,” tuturnya.

Disinggung mengenai kasus ini, Patrialis menyerahkan penyelidikan kepada pihak Kepolisian untuk mengejar Napi yang kabur serta para pelaku yang membantunya kabur.”Proses penyelidikan kita serahkan kepada Kepolisian untuk mengejar mereka,” tuturnya. Kedatangan Patrialis ke RS Santo Yusup sekitar 5 menit. Setelah dari RS Santo Yusup, Patrialis berencana kembali lagi ke Lapas Sukamiskin.

Rasit Darwis merupakan terpidana pembunuhan yang divonis seumur hidup. Rasit menempati Lapas Sukamiskin pada 15 Juli 2008 lalu setelah sebelumnya di Lapas Bekasi.

Minggu (20/12), Rasit berhasil melarikan diri bersama yang diduga tiga orang rekanya menggunakan sepeda motor.
Saat melarikan diri, seorang petugas sipir Lapas Sukamiskin terluka tiga tembakan yang diduga dilakukan oleh rekan Rasit. Hingga saat ini korban tembakan dirawat Di RS Santo Yusup Bandung.

Mabes Polri 

Mabes Polri berjanji membantu memburu  napi yang kabur serta melakukan penembakan terhadap petugas sipir di Bandung, Minggu (20/12) sore.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ito Sumardi, di Bandung, Senin mengatakan  pihaknya berjanji akan mencari napi yang kabur serta pelaku penembakan. “Mabes Polri  akan sungguh-sungguh mencari narapidana yang kabur serta memburu penembakan terhadap petugas sipir,” katanya.

Menurut Kabareskrim, kejadian ini sangat serius dan harus di di back up bersama Polda Jabar. “Masalah ini cukup serius, kita turut membantu terkait kaburnya Napi. Untuk pengendalian kasus ini ditangani oleh Polda Jabar,” ujarnya.

Sementara itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Jabar serta Polda Lampung, yang juga menjadi kampung halaman Rasit.Selain itu, Pihaknya juga meminta kepada Napi yang kabur untuk menyerahkan diri. “Saya minta kepada Napi yang kabur untuk menyerahkan diri supaya dapat dilakukan kembali pembinaan,” tuturnya.

Rasit Darwis merupakan terpidana pembunuhan yang divonis seumur hidup. Rasit menempati Lapas Sukamiskin pada 15 Juli 2008 lalu setelah sebelumnya di Lapas Bekasi. Minggu (20/12), Rasit berhasil melarikan diri bersama yang diduga tiga orang rekanya menggunakan sepeda motor.

Saat melarikan diri, seorang petugas sipir Lapas Sukamiskin terluka tiga tembakan yang diduga dilakukan oleh rekan Rasit. Hingga saat ini korban tembakan dirawat Di RS Santo Yusup Bandung.

sumber: beritasore.com Senin 21 Des 2009

No comments:

Post a Comment