Cool Blue Outer Glow Pointer

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ

Showing posts with label penjara - iternasional. Show all posts
Showing posts with label penjara - iternasional. Show all posts

Saturday, April 5, 2014

Petugas Pemasyarakatan Bandung VS Petugas Penjara Changi

petugas Pemasyarakatan se-Bandung Raya vs  petugas penjara Changi, Singapore
Bandung
Petugas Pemasyarakatan Bandung Raya mendapat kehormatan menerima kunjungan tim sepakbola petugas penjara Changi, Singapura, Jumat (4/4).

Tim Sepak Bola Negara tetangga ini sengaja bertandang untuk memperkokoh persaudaraan dan saling tukar pengalaman antar sesama petugas penjara yang biasanya bertanding dalam ajang track and field ASEAN PRISON yang digelar dwi tahunan.

Puluhan wargabinaan Lapas Banceuy Bandung unjuk kebolehan memainkan rampak gendang menyambut kehadiran 18 orang rombongan official dan pemain sepak bola petugas penjara Changi.

“Kesenian ini sebagai bagian dari pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Jawa Barat, Ibnu Chuldun yang didampingi Kalapas Banceuy, Wahid Husen saat menerima kehadiran mereka.

Lapangan sepak bola yang berlokasi di dalam Lapas Banceuy, menjadi saksi laga tanding sepak bola antara petugas pemasyarakatan se-Bandung Raya melawan petugas penjara Changi asal negara yang kesohor dengan patung Merlionnya.

Pada babak pertama sekitar menit kesepuluh, tim tuan rumah berhasil menggetarkan gawang lawan dengan skor 1-0. Tim kesebelasan sepak bola petugas Penjara Singapore nampaknya kewalahan melawan kegigihan petugas Pemasyarakatan se-Bandung Raya (Lapas Banceuy Bandung, Lapas Sukamiskin, Rutan Bandung, Bapas Bandung dan Rupbasan Bandung).

Namun pada sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir, kesebelasan penjara Singapore ini berhasil mencetak dua buah gol, sehingga skor akhir adalah 2-1 atas kesebelasan tamu.

Pimpinan rombongan, Mohamad Ismael terkesan dengan sambutan yang hangat dari petugas Pemasyarakatan Indonesia. Menurutnya skor pertandingan tidaklah penting, tapi eratnya persaudaraan dan bertukar pengalaman yang menjadi tujuan kunjungan mereka.

“Saya sangat apresiasi program kegiatan pembinaan narapidana disini, terutama kegiatan kesenian,” ujar Ismael.

Usai pertandingan, para delegasi juga disuguhi penampilan kesenian music angklung, dan karinding  yang dibawakan oleh wargabinaan Lapas Banceuy.

sumber: ditjenpas.go.id, Jumat, 04 April 2014

BACA SELENGKAPNYA......................

Tuesday, July 2, 2013

Pemasyarakatan Indonesia - 18th Asean Prisons Track and Field Championships 2013

Jakarta
Acara akbar 18th Asean Prisons Track and Field Championships 2013 yang dilaksanakan sejak 25 sampai dengan 30 Juni 2013 akhirnya ditutup oleh Ketua Menteri di Melaka, Malaysia. Asean Prisons Track and Field Championships merupakan event perlombaan dwitahunan yang dikuti oleh para pegawai Pemasyarakatan di kawasan ASEAN.

Kali ini Indonesia mengirimkan 14 atletnya untuk bertanding dalam event tersebut. Walaupun merupakan Negara dengan jumlah kontingen paling sedikit, Indonesia mampu menunjukkan taringnya, tercatat memperoleh medali emas terbanyak, yaitu 16 emas, kemudian 6 perak, dan 1 perunggu. Meskipun memperoleh medali emas terbanyak dan semua atletnya meraih medali, Indonesia tidak menjadi juara umum karena penentuan sebagai juara umum menggunakan sistem nilai, sedangkan tidak semua cabang perlombaan diikuti Indonesia.

Susy Susilawati (Sesditjen Pemasyarakatan), sebagai ketua delegasi mengatakan bahwa Negara peserta mengakui kehebatan Indonesia, "small but high quality" ungkapan tersebut ditujukan untuk Indonesia. "Kami haru dan bangga setiap mengalungkan medali dan menyanyikan Indonesia Raya di negeri orang, 16 kali," ungkap Susy.

Berita dari event dwitahunan ini membuktikan, walaupun Pemasyarakatan akhir-akhir ini selalu didera masalah, tetapi tidak mempengaruhi pencapaian prestasi. "Kami bangga menjadi pegawai Pemasyarakatan, Selamat untuk Kementerian Hukum dan HAM, Selamat Untuk Indonesia. Tahun 2015 Indonesia telah ditetapkan menjadi tuan rumah. Jayalah Pemasyarakatan, Jayalah Indonesia," demikian imbuh Susy.

sumber: kemenkumham.go.id (Humas), Senin, 01 Juli 2013

BACA SELENGKAPNYA......................

Thursday, February 21, 2013

Para Napi Palestina Ikutan Mogok Makan

sumber: kompas.com
Jerusalem
Ratusan tahanan keamanan Palestina di penjara-penjara Israel menolak makanan sebagai solidaritas dengan empat tahanan lain yang melakukan mogok makan.

Para pendukung mereka yang melakukan aksi mogok makan melakukan protes di Tepi Barat saat Palestina berusaha menekan Israel sebelum kunjungan Presiden Barack Obama ke wilayah tersebut bulan depan, lapor harian New York Times, Selasa (20/2).

Juru bicara Lembaga Pemasyarakatan Israel, Sivan Weizman, mengatakan, sekitar 500 narapidana di dua penjara Israel mengembalikan makanan mereka dalam apa yang tampaknya bermaksud sebagai protes sehari. Dia menambahkan, empat orang yang melakukan mogok makan dalam jangka waktu panjang berada dalam kondisi memuaskan, dan saat ini tidak ada dari mereka yang berada di rumah sakit. Tiga orang berada di klinik penjara, kata dia.

Namun perwakilan Palestina para tahanan itu dan sejumlah organisasi internasional menyatakan kekhawatiran terkait kesehatan yang memburuk dari mereka yang melakukan aksi mogok makan, yang memprotes alasan penahanan mereka.

Salah satu dari mereka, yaitu Samer al-Issawi, telah menolak makanan. Ia hanya mengandalkan air dan suplemen yang bukan makanan, hampir selama 200 hari terakhir. Dua orang lain yang ditahan pada November dikatakan menolak perawatan medis atau penyediaan suplemen seperti vitamin dan mineral.

Kadoura Fares, presiden Masyarakat Tahanan Palestina, yang berbasis di Ramallah, mengatakan ia menerima laporan bahwa keempatnya berada dalam kondisi serius dan bahwa hidup mereka dalam bahaya.

Utusan dari apa yang disebut kuartet perdamaian untuk Timur Tengah, yaitu mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, mengeluarkan sebuah pernyataan hari Jumat yang mendesak Israel untuk menghormati hak-hak semua tahanan sesuai dengan standar internasional. "Masalah ini harus diselesaikan dengan cepat guna menghindari hasil yang tragis, yang punya potensi mengacaukan situasi di lapangan," katanya. Kuartet itu terdiri dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan PBB.

Sekitar 4.500 warga Palestina ditahan di Israel, sekitar setengah dari mereka dihukum karena merencanakan atau melakukan serangan terhadap Israel.

Dua dari pelaku aksi mogok makan itu, Al-Issawi dan Ayman Sharawna, telah menjalani masa tahanan yang panjang di penjara Israel sebelum mereka dibebaskan pada Oktober 2011, sebagai bagian dari pertukaran dengan tentara Israel yang ditawan Palestina, Shalit Gilad. Mereka ditangkap kembali tahun lalu setelah Israel mengatakan bahwa mereka melanggar ketentuan pembebasan mereka.

Dua pelaku aksi mogok makan lainnya, Tariq Qaadan dan Jafar Ezzedine, ditahan tanpa tuduhan resmi, sebuah status yang disebut penahanan administratif.

sumber: kompas.com, Rabu, 20 Februari 2013

BACA SELENGKAPNYA......................

Friday, December 7, 2012

Ingin Kabur, Napi Gempal Terjepit di Lubang Pelariannya

Rafael Valadao terjepit di lubang buatannya sendiri, sementara para sipir menertawakan napi yang gagal kabur ini. (sumber:Kompas.com)
Brasilia
Melarikan diri, mungkin adalah salah satu hal yang ada di dalam pikiran setiap narapidana. Tak terhitung banyaknya upaya melarikan diri dari penjara. Sebagian berhasil lolos, namun lebih banyak yang gagal.

Salah satu yang gagal lolos dari penjara adalah Rafael Valadao, penghuni lembaga pemasyarakatan Ceres, Brasil. Rafael yang membuat lubang di tembok selnya tentu berharap saat lubang itu selesai maka dia bisa lolos dan menghirup udara bebas.

Namun, ternyata napi berkepala plontos itu salah perhitungan. Lubang yang dibuatnya tak cukup besar. Separuh badan gempal Rafael sudah berada di luar sel ketika pinggangnya terjepit di lubang tersebut dan tak bisa bergerak sama sekali.

Aksi konyol ini diketahui para penjaga penjara. Mereka langsung mendatangi sel Rafael. Setibanya di sana, para penjaga itu tidak langsung menolong Rafael. Mereka berkumpul dan menertawakan usaha melarikan diri yang gagal itu.

Rafael menghuni sel itu bersama tiga napi lainnya. Seorang napi yang lebih kurus berhasil kabur. Sementara harapan dua napi lainnya untuk lolos pupus setelah Rafael terjepit di lubang pelarian.

Pihak lembaga pemasyarakatan kemudian menghubungi pasukan pemadam kebakaran yang datang pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Pasukan pemadam kebakaran akhirnya bisa 'membebaskan' Rafael yang memiliki berat badan 101 kg. Kemudian dia dibawa ke rumah sakit di bawah pengawalan ketat polisi.

Kepolisian Negara Bagian Goias menanggapi usaha pelarian yang gagal ini.

"Dia (Rafael) berteriak kesakitan ketika pasukan penolong tiba. Dia nampaknya tak memperhitungkan ukuran perutnya," kata seorang juru bicara kepolisian.

sumber: kompas.com, Kamis, 6 Desember 2012

BACA SELENGKAPNYA......................

Tuesday, December 4, 2012

5 Penjara Termewah di Dunia

Banyak orang yang nggak mau masuk penjara karena takut mendapat perlakuan dan fasilitas yang sangat buruk, tapi mungkin kalian bakal berpikir 2 kali setelah melihat penjara-penjara super mewah ini :

1.  Al Capone, Philadelpia
1. (sumber: unikgaul.com)
Penjara Al Capone digunakan sebagai sel khusus dengan fasilitas khusus yang tidak ada narapidana lain yang bisa mendapat fasilitas tersebut. Selama 8 tahun, Al Capone menjadi raja kecil yang menikmati semua fasilitas tersebut. Dia bisa mendapatkan makanan yang ia inginkan, membaca buku yang dia suka, dan menikmati perawatan tubuh yang nggak bisa didapat oleh narapidana lain. Diperkirakan Al Capone menghabiskan biaya lebih dari satu juta dollar untuk bisa menikmati fasilitas penjara tersebut sebelum ia meninggal.

2. Penjara Bintang Lima, Austria
2. (sumber: unikgaul.com)
Secara harfiah, Penjara Bintang Lima sama seperti Hotel bintang lima! Setiap narapidana punya akses untuk menikmati sendiri sel yang luas dengan TV dan kasur yang nyaman. Di luar sel mereka bisa olahraga, makan makanan enak, baca majalah terbaru, dan melakukan banyak hal menyenangkan lainnya yang nggak mungkin ditemukan di penjara Guantanamo.

3. Penjara Halden, Norwegia
3. (sumber: unikgaul.com)
Penjara Halden mungkin bukan yang paling mahal, tapi menjadi salah satu penjara terbaik di dunia. Lebih mantap dari penjara-penjara sebelumnya, Penjara Halden dilengkapi dengan fasilitas hiburan ‘tingkat tinggi’ seperti TV, Sound system, kamar yang luas, perpustakaan yang lengkap, bar, dan bahkan jalur jogging! Di luar penjara, tersedia juga gedung tambahan bagi keluarga narapidana yang ingin berkunjung. Wah, penjara yang punya fasilitas mess kantor? Siapa yang nggak mau?

4.  Fasilitas Koreksi Otago, Otago Selatan
4. (sumber: unikgaul.com)
Penjara ini memanjakan para narapidananya dengan fasilitas VIP. Kelebihannya dibanding penjara Santa Ana, penjara Otago ini menyediakan pemanas lantai dan TV layar datar di setiap dinding penjara. Di ruangan lain juga terdapat gym dan ruangan membaca! Kapasitas maksimal fasilitas penjara ini menampung 335 narapidana dan telah meningkat dengan biaya lebih dari $218.000.000!! Wah, bahkan penjara yang satu ini jadi lebih mirip mini apartemen ya.

5.  Penjara Santa Ana, California
5. (sumber: unikgaul.com)
Di Penjara Santa Ana, semuanya bersih banget! Penjara ini memang dirancang untuk mengembalikan para narapidana ke jalur yang benar, nggak heran kalo manajemen dan orang-orang yang menghuni penjara ini tertib dan juga bersikap ramah.

Oh, ya, di sini setiap narapidana menempati kamar yang luas dan diberi kebebasan buat mengakses alat elektronik mereka, seperti laptop atau iPod! Sehari-hari mereka tidur di atas tempat tidur yang nyaman banget, nonton TV milik pribadi, bebas membaca majalah favorit, dan bebas memakan menu favorit mereka. Uniknya lagi, penjara Santa Ana tempatnya terbatas dan setiap narapidana dikenai biaya mulai dari $ 75 - $ 175 untuk bisa menikmati segala fasilitas yang ada. Hmm.. Ini penjara atau hotel, ya?

sumber: unikgaul.com

BACA SELENGKAPNYA......................

Friday, November 30, 2012

Penjara Paling Unyu, Dindingnya Bergambar Kartun

Penjara Aranjuez dengan dinding selnya yang bergambar kartun (Gulf News/gulfnews.com)
Aranjuez
Penjara Aranjuez di Spanyol bukanlah penjara biasa. Narapidananya boleh saja sangar, tapi tunggu sampai Anda lihat dinding penjara yang bergambar kartun. Tak heran wisatawan pun hilir-mudik di selasar penjara tersebut.

Kesan menyeramkan dan membosankan tak selamanya melekat pada bangunan penjara. Kalau tidak percaya, Anda bisa traveling ke Spanyol untuk mengunjungi Penjara Aranjuez. Letaknya berada di Kota Aranjuez, berjarak hanya 50 km dari Kota Madrid.

Jangan kaget jika bangunan penjara ini tidak seperti rumah tahanan pada biasanya. Penjara Aranjuez terlihat lebih rapi dan penuh warna. Penjara ini sangat ramah bagi keluarga dan anak-anak para narapidana. Bahkan banyak yang menyebutkan bahwa ini adalah penjara bintang lima, seperti yang detikTravel kutip dari Gulf News, Senin (26/11/2012).

Penjara Aranjuez memiliki 36 sel tahanan. Tapi saat ini baru setengahnya yang diisi oleh tahanan serta keluarganya. Masing-masing tahanan bebas membawa masuk keluarganya, termasuk anak-anak.

Yang paling menarik dari penjara ini tentu saja ruangannya yang sangat rapi dan bersih. Tak ada kesan kotor di sini. Yang ada hanya aroma wangi dari setiap ruangannya dan tentu saja gambar-gambar kartun di dinding setiap sel napi.

Setiap sel punya gambar yang berbeda, kebanyakan dikenal oleh anak-anak. Di dinding yang berwarna putih dan biru terang, menempel gambar tokoh kartun Tweety, Alice in Wonderland, Spongebob Squarepants, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain ruang tahanan yang nyaman, Penjara Aranjuez juga memiliki fasilitas 'unyu' lainnya, seperti taman bermain untuk balita dan ruangan khusus untuk ibu menyusui. Semua fasilitas tersebut bukan tanpa sebab. Penjara Aranjuez juga memikirkan tentang banyaknya anak-anak yang harus terpisah dari orangtuanya karena sedang ditahan.

Belakangan, yang datang ke penjara ini bukan hanya keluarga dari narapidana saja. Selain sipir, ternyata banyak wisatawan yang terlihat wara-wiri di selasar bangunan. Mereka penasaran akan keunikan yang ada di dalam Penjara Aranjuez. Apakah Anda juga tertarik?

sumber: detik.com, Senin, 26/11/2012

BACA SELENGKAPNYA......................

Tuesday, July 3, 2012

Napi Nekat Kabur dari Penjara Demi Kunjungi Ibunya yang Sakit

John Massey (mirror.co.uk)
London
Seorang narapidana kasus pembunuhan di Inggris nekat melarikan diri dari penjara demi mengunjungi ibundanya yang sakit. Setelah kabur selama 2 hari, pria berusia 64 tahun ini ditangkap polisi di dekat tempat ibunya dirawat.

Seperti dilansir oleh mirror.co.uk, Senin (2/7/2012), John Massey (64) berhasil melarikan diri dari Penjara Pentonville pada Rabu (27/6) malam, dengan memanjat pagar penjara. Kepolisian pun berusaha mencari jejak Massey yang divonis penjara seumur hidup ini.

Hingga akhirnya pada Jumat (29/6) kemarin, polisi membekuk Massey di sebuah cottage di wilayah Faversham, Kent, yang terletak dekat dengan tempat sang ibunda, May, dirawat. Diketahui bahwa ibunda Massey yang berusia 86 tahun ini, menderita penyakit alzheimer parah.

Selain menangkap Massey, polisi juga menangkap seorang pria berusia 70 tahun yang saat itu berada di dalam rumah bersama Massey. Diduga, pria tersebut telah membantu upaya pelarian Massey.

Beberapa warga setempat mengakui melihat sejumlah polisi bersenjata mengerebek rumah tersebut melalui taman dan sejumlah polisi lainnya bersembunyi di gang kecil. Namun upaya pembekukan Massey ini tak berlangsung lama dan tanpa perlawanan.

"Saya pikir tidak ada perlawanan sama sekali karena semuanya berlangsung cukup cepat," ucap warga yang enggan disebut namanya tersebut.

Secara terpisah, seorang kerabat ibunda Massey mengakui bahwa sejak beberapa hari terakhir May terus memanggil-manggil nama putranya tersebut. "May sudah sangat lanjut usia saat ini, dia sudah memasuki usia 80-an tahun, dan dia menderita alzheimer. Dia terus menangis dan minta bertemu dengan John (Massey)," ucapnya.

Massey yang dikenal sebagai salah satu narapidana dengan masa hukuman terlama di Inggris ini, dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan seorang pria di sebuah pub di Hackney, London Timur. Pada tahun 1976 silam, Massey dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Sementara itu, pihak penjara tengah melakukan investigasi menyeluruh atas insiden kaburnya Massey, termasuk dengan menanyai sejumlah sipir penjara. "Kami selalu mejatuhkan hukuman terberat bagi mereka yang melarikan diri atau berusaha untuk kabur dari penjara," tutur juru bicara penjara tersebut.

sumber: detik.com, Senin, 02/07/2012

BACA SELENGKAPNYA......................

Monday, April 16, 2012

Militan Serang Penjara, Ratusan Napi Kabur

Peshawar
Sekitar 384 narapidana kabur dari sebuah penjara di Kota Banu di sebelah barat laut Pakistan, Minggu (15/4) dini hari. Para napi melarikan diri setelah 150 militan bersenjata lengkap menyerang fasilitas tersebut dengan granat dan roket. Akibatnya, banyak di antara napi yang kabur itu adalah para militan yang terlibat dalam berbagai serangan teroris di Pakistan.

Serangan di komplek penjara yang lokasinya berdekatan dengan daerah kekuasaan militan Taliban dan Al Qaeda itu bermula pukul 1:00 malam waktu setempat atau 03:00 WIB. Serangan berlangsung selama dua jam.

Petugas di Kepolisian Bannu, Iftikhar Khan sebagaimana dikutip AFP mengungkapkan bahwa, para militan yang tiba di lokasi dengan mobil jenis van dan pick-up langsung melepaskan tembakan dan melempar granat sambil memaksa masuk ke dalam penjara yang menampung 944 pesakitan itu. “Total yang kabur ada 384 napi dan di antara mereka ada beberapa orang merupakan militan garis keras” ucapnya.

Di antara para napi yang kabur itu terdapat mantan anggota angkatan udara Pakistan yang divonis mati karena melakukan serangan terhadap mantan Presiden Pakistan, Pervez Musharraf. Menurut Khan, banyak militan yang dibui di penjara tersebut merupakan pindahan dari penjara di daerah Kohat dan Lakki Marwat.

Polisi telah mengkonfirmasi terjadinya serangan ini tapi tidak menyebut jumlah pasti napi yang kabur. Khan mengatakan, jumlah penyerang jauh melebihi petugas yang berjaga di lokasi. "Tiga orang petugas polisi terluka dalam insiden tersebut," ucapnya.

Selain itu, banyak rekan-rekan militan yang ditahan sudah terlanjur kabur ketika bala bantuan bagi petugas datang. Seorang petugas polisi lain mengatakan, aparat keamanan telah memulai operasi besar-besaran untuk menemukan para napi yang kabur. “Sampai saat ini kami baru berhasil menangkap empat napi yang kabur,” katanya.

sumber: www.jpnn.com, Minggu, 15 April 2012

BACA SELENGKAPNYA......................

Wednesday, March 14, 2012

7 Penjara yang Kini Jadi Hotel Keren

Malmaison, Oxford
Mungkin penjara identik dengan bangunan yang menyeramkan dan minim lubang cahaya. Tapi, beberapa bangunan penjara berhasil disulap menjadi hotel yang keren! Tentu akan membuat sensasi menginap yang berbeda bagi tamunya.

Di seluruh dunia, mayoritas penjara dibangun pada masa penjajahan. Hal ini terkait dengan fungsinya, yaitu sebagai tempat tahanan militer. Sekarang, penjara lebih banyak digunakan sebagai rumah para tahanan kriminal. Namun atmosfernya masih sama: gelap, sempit, dan mencekam.

Eits, tahan dulu imajinasi Anda tentang penjara seperti yang dipaparkan di atas. Buktinya, beberapa penjara berhasil disulap menjadi hotel yang unik dan keren, mulai dari hostel hingga hotel kelas atas nan mewah. Pastinya akan membuat sensasi menginap yang berbeda kepada siapa pun tamunya, termasuk Anda!

Inilah 7 hotel keren bekas bangunan penjara yang tersebar di beberapa negara, dilansir dari situs telegraph.co.uk, Rabu (14/3/2012):

1. Four Seasons Sultanahmet (Istanbul, Turki)
Siapa yang tak kenal Four Seasons? Ini adalah jaringan hotel kelas dunia yang terkenal dengan hotel-hotel mewahnya. Begitu pula dengan Four Seasons Sultanahmet, yang bangunan penjaranya masih dilestarikan dengan baik.

Atmosfer mewah masih terasa di tiap sudutnya. Lapangan yang dulu tak terawat sekarang menjadi tempat makan malam romantis luar ruangan, sementara menaranya diisi oleh elevator. Four Seasons Sultanahmet berhasil menyatukan bangunan asli penjara dengan konsep neoklasik ala Turki yang menawan.

2. Malmaison (Oxford, Inggris)
Sulit rasanya membayangkan sebuah bangunan penjara menjadi tempat pernikahan favorit di Kota Oxford. Ya, Anda tidak salah baca. Oxford Prison yang ditutup pada 1996 berubah menjadi Hotel Malmaison yang romantis.

Sel-sel penjara diubah menjadi kamar tamu yang indah, sementara beberapa tempat penyiksaan menjadi kantor manajemen yang indah. Jembatan-jembatan penghubung dari kaca, kamar dengan unsur kulit yang dominan, serta pencahayaan yang dibuat temaram menyatu dalam sebuah bangunan tua yang indah.

3. Jailhotel Lowengraben (Lucerne, Swiss)
Pihak hotelnya mengatakan bahwa ini adalah "Penjara di Swiss yang tak ingin Anda tinggalkan!". Jailhotel Lowengraben adalah hotel dengan bangunan yang dipermak seminim mungkin. Tiap sudut bangunannya masih sama, hanya diperbaiki dan dicat agar lebih nyaman.

Di sini, Anda juga bisa memesan kamar suite dengan harga mulai dari 140 Poundsterling (sekitar Rp 2 juta), tentunya ada juga pilihan yang lebih murah. Anda juga bisa bersantai di bar bernama "Alcatraz".

4. Celica (Ljubljana, Slovenia)
Situs lonelyplanet.com pernah mendaulat hotel ini sebagai "Hippest Hostel in the World". Penjara militer ini dibangun pada tahun 1882 silam. Ada keunikan tersendiri pada hotel ini, yang membuat para wisatawan datang lintas benua hanya untuk menginap walau sehari.

20 Kamar yang tersedia didesain oleh arsitek yang berbeda. Tak hanya arsitek, seniman juga ikut andil dalam perombakan sel penjara ini. Anda akan menemukan atmosfer yang berbeda di tiap kamarnya. Seru kan?

5. Ottawa Jail Hostel (Ottawa, Kanada)
Pada 1862-1972 silam, Carleton County Gaol adalah rumah bagi para penjahat kriminal kelas kakap. Kondisinya sama sekali tidak manusiawi, 150 orang tahanan hidup di sel sebesar 1x3 meter. Tanpa toilet, dan tanpa penghangat sama sekali.

Sekarang, bangunan ini diubah menjadi Ottawa Jail Hostel dengan mempertahankan sebagian besar bangunan asli. Sel-selnya dirombak menjadi lebih besar, dan beberapa bagian diperbaharui agar lebih nyaman. Anda juga bisa berselancar dunia maya lewat koneksi WiFi di tiap kamarnya.

6. Alcatraz Hotel (Kaiserslauten, Jerman)
Ketika tiba di hotel ini, Anda akan dihadapkan pada dua opsi yaitu 'cell room' dan 'comfort room'. Ruangan yang nyaman adalah yang disebut terakhir itu. Namun, apalah arti menginap di bekas bangunan penjara jika tak mencoba 'cell room'?

Sel-sel diubah menjadi kamar dengan tempat tidur yang nyaman. Namun, Anda masih bisa merasakan atmosfer penjara lewat jeruji besi yang masih terjaga, serta berbagi fasilitas toilet dengan para tamu lainnya. Di sini tersedia pula piyama loreng khas penjara, serta sarapan yang biasa disajikan untuk para tahanan.

7. The Liberty Hotel (Boston, Amerika)
Hampir tak ada tamu yang sadar, mereka tengah menginap di bekas bangunan penjara paling terkenal di Kota Boston. Dulunya, bangunan ini menjadi rumah bagi penjahat kelas kakap kota ini. Begitu memprihatinkannya kondisi bangunan ini hingga pada 1972 silam pemerintah AS menutup penjara ini.

Hingga akhirnya 30 tahun kemudian, penjara ini disulap menjadi hotel yang sangat indah dan mewah. The Liberty Hotel punya atmosfer sejenis hotel-hotel mewah lainnya seperti The Plaza.

sumber: detik.com, Rabu, 14/03/2012

BACA SELENGKAPNYA......................

Monday, December 19, 2011

Napi di Amerika Ekspresikan Diri dengan Ciptakan Karya Seni

Hasil lukisan seorang narapidana AS yang mengekspresikan 'penderitaannya' selama di dalam penjara (voanews.com)
Karya seni selain sebagai sarana untuk mengekspresikan diri sebagian narapidana di penjara Amerika, juga digunakan sebagai alat untuk rehabilitasi.
Beberapa karya seni yang dihasilkan oleh para narapidana tersebut bahkan dijual di berbagai galeri di Washington DC. Keuntungannya kemudian dibagi antara seniman dan Yayasan Penjara, organisasi non-profit di Washington yang mengedepankan seni di penjara serta alternatif penahanan.

Bagi banyak narapidana, seni mengingatkan mereka akan dunia di luar penjara. Dennis Sobin, kepala Yayasan Penjara, pernah dipenjara selama 12 tahun. Ketika itu, seni yang dipilihnya adalah bermain gitar.

"Seni itu merupakan media yang merehabilitasi dan menenangkan bagi banyak orang," aku Dennis Sobin.

Sobin bahkan mendirikan Yayasan Penjara sewaktu ia masih di balik jeruji. Dia mengatakan selain alam dan lanskap, ada berbagai tema umum lainnya.
"Ada yang ingin bersama keluarga. Jadi mereka melukis gambar pertemuan keluarga, adegan keluarga, dan lain-lain. Ada juga mereka yang sangat marah akan kehidupan di penjara, lalu mereka melakukan protes lewat lukisan, menunjukkan realitas keras dari kehidupan penjara di balik jeruji," ujarnya.

Karya seni tersebut dijual di sejumlah galeri di Washington. Mereka mengambil sebagian dari keuntungan. Dale Johnson, pemilik Galeri Watergate, mengatakan beberapa narapidana itu cukup berbakat.

"Ada banyak hal yang tampak dalam seni ini. Anda dapat melihat apa yang mereka pikirkan," puji Dale terus terang.
VOA - J. Mar
Para narapidana di penjara AS memerlukan sarana untuk mengekspresikan diri (foto: dok).

Brian Driggers dibebaskan dari penjara bulan lalu. Dia menciptakan begitu banyak karya seni selama delapan tahun di penjara. Beberapa karyanya disimpan di Museum Kejahatan dan Hukuman di Washington. Dia menggunakan pena atau kapur berwarna mengingat cat dan kuas tidak boleh digunakan di dalam penjara karena dapat digunakan untuk seni tubuh.

Driggers berbicara dengan VOA melalui Skype tentang apa yang ia gunakan untuk melukis wajah istrinya.
Ia mengatakan, "Saya menciptakan kuas dari rambut saya sendiri. Saya gunting rambut saya, ikat dengan benang gigi, lalu masukkan ke dalam pena yang kosong. Untuk catnya, saya menggunakan kopi instan. Saya campur dengan air untuk menciptakan tingkat ketebalan dan warna yang berbeda."

Beberapa kopi dari karya seni itu juga dijual di jalan. Ling Luo, yang berasal dari Tiongkok mengatakan bahwa program seni di dalam penjara di negaranya tidak terdengar. Dia mengatakan seni di penjara adalah gagasan yang baik.
"Bagus sekali melihat orang-orang yang pernah melanggar hukum dalam kehidupan mereka sebelumnya, sekarang bertekad untuk melakukan pekerjaan seni."

Dennis Sobin mengatakan menciptakan karya seni di penjara juga membantu para narapidana untuk meningkatkan harga diri mereka.

sumber: voanews.com, Rabu, 14 Desember 2011

BACA SELENGKAPNYA......................

Sunday, November 27, 2011

Sipir Robot Bertugas di Penjara Korsel

Robot Sipir di Korsel (Daily Mail) - vivanews
Robot ini dapat mengidentifikasi perubahan kondisi para narapidana.
Narapidana yang berencana kabur atau mengacau di penjara Korea Selatan harus berpikir dua kali. Sebab, penjara di Korsel tidak hanya memiliki sipir dan menara pengawas, tapi kini juga ditambah dengan kehadiran robot canggih.

Pemerintah Korsel memperkenalkan robot pengawas setinggi satu setengah meter dan memiliki empat roda. Untuk percobaan, robot ini baru diproduksi tiga buah, ditempatkan di penjara kota Pohang mulai tahun depan. Jika sukses, maka robot akan diproduksi massal.

Tugas robot canggih ini adalah memantau kondisi tahanan. Dia akan berjaga di lorong penjara dan memeriksa setiap sel. Sensor pada tubuh robot dapat mendeteksi perubahan pada kondisi napi, seperti tingkat agresivitas atau kecenderungan bunuh diri.

Jika ditemukan, robot akan langsung melaporkannya kepada sipir. Selain itu, robot ini juga merupakan sarana komunikasi antara narapidana dan sipir penjara.

Profesor Lee Baik-chul dari Forum Pemasyarakatan Asia mengatakan bahwa robot ini tidak seperti CCTV yang hanya menampilkan layar. Namun, robot ini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi perilaku abnormal di dalam sel.

"Tapi, robot ini bukanlah penjaga keamanan. Kerjanya bukan untuk menghentikan kekerasan di penjara. Mereka hanya pembantu. Kalau ada napi yang berada dalam situasi membahayakan atau sakit, robot akan menghubungi petugas," kata Baik-chul.

Robot ini adalah satu lagi inovasi Korsel dalam bidang robotik. Sebelumnya, Korsel telah membuat robot yang dapat mengajarkan bahasa Inggris, melakukan pekerjaan rumah, bahkan untuk menjaga perbatasan dengan Korea Utara.

sumber: vivanews.com, Minggu, 27 November 2011

BACA SELENGKAPNYA......................

Tuesday, September 13, 2011

Jenguk Napi di AS Bayar Rp216.000

Peraturan ini dinilai memberatkan keluarga napi yang sudah keluar banyak uang.

Negara bagian Arizona, Amerika Serikat kini menerapkan bayaran bagi mereka yang hendak menjenguk anggota keluarganya di penjara. Sistem baru ini tidak ayal diprotes oleh penjenguk yang mengaku telah diberatkan oleh biaya lainnya.

Seperti diberitakan Associated Press, Selasa 13 September 2011, undang-undang negara bagian yang baru mengharuskan para penjenguk membayar uang masuk sebesar US$25 atau sekitar Rp216.000 sekali berkunjung. Biaya ini dibebankan untuk para pengunjung dewasa, sedangkan untuk pengunjung dibawah 18 tahun gratis.

"Bagi saya, masalahnya bukan pada US$25. Tapi jika digabungkan dengan biaya yang lainnya untuk keseharian anak saya di penjara, maka akan menjadi beban," kata PJ Longoni, seorang ibu yang anaknya dipenjara. Longoni mengaku sudah habis ratusan dolar untuk perlengkapan mandi, televisi dan biaya bantuan hukum lainnya bagi anaknya tersebut.

Barrett Marson, juru bicara Departemen Lembaga Pemasyarakatan, mengatakan peraturan baru yang mulai berlaku 20 Juli lalu itu dimaksudkan untuk menambah pemasukan baru bagi penjara pemerintah.

Dia menjelaskan bahwa sebanyak 10 penjara pemerintah di Arizona membutuhkan sekitar US$750.000 (Rp6,5 miliar) untuk biaya perbaikan gedung.

Setiap tahunnya, penjara di Arizona dikunjungi 30.000 orang yang menjenguk anggota keluarga mereka. Diharapkan, dana tersebut berhasil terkumpul dalam waktu hanya beberapa tahun.

Jaksa penuntut, Donna Hamm, mengatakan peraturan baru ini tidak akan efektif. Kebijakan ini, ujarnya, justru akan mengurangi jumlah kunjungan, yang akan berdampak buruk nantinya.

"Jika kebijakan ini menyebabkan seseorang enggan mengunjungi kerabat mereka di penjara, malah akan menjadi senjata makan tuan bagi pemerintah negara bagian. Proses rehabilitasi para narapidana akan terganggu," kata Hamm.

sumber: vivanews.com, Selasa, 13 September 2011

BACA SELENGKAPNYA......................

Wednesday, April 27, 2011

Wikileaks: Raja Arab Minta Napi Guantanamo Dipasangi Chip di Otak

Berlin
Situs whistleblower Wikileaks kembali mengungkap fakta menarik. Kali ini, Raja Arab Saudi Abdullah disebutkan pernah memberi saran pada Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama agar memasang alat pelacak bagi para napi terorisme di Guantanamo.

Dokumen ini dilansir media Jerman Der Spiegel, Selasa (26/4/2011). Sementara kawat diplomatik yang bocor adalah hasil pembicaraan antara Obama dan Abdullah pada tanggal 22 Maret 2009. Dokumen ini diberi kategori 'rahasia'.

Dalam diskusi dua pemimpin negara selama 90 menit tersebut, dibahas tentang masalah keamanan di Iran, Irak dan negara-negara lain di Timur Tengah. Mereka juga ikut mendiskusikan tentang tahanan Guantanamo, dimana masih ada sejumlah tahanan asal Arab Saudi di lokasi tersebut.

Berdasarkan laporan, Abdullah mengaku sangat peduli tentang pengawasan para napi yang bebas dari penjara. Terutama setelah Obama mengumumkan pada Januri 2009 rencana penutupan Guantanamo.

"Saya baru saja memikirkan sesuatu," ucap raja Abdullah.

Abdullah mengusulkan agar ada pemasangan sebuah chip elektronik yang mengandung informasi tentang para napi dan bisa memantau pergerakan mereka menggunakan bluetooth.

"Ini sudah pernah dilakukan terhadap kuda dan elang," lanjutnya.

sumber: detiknews.com, Selasa, 26/04/2011

BACA SELENGKAPNYA......................

Friday, January 14, 2011

Pertukaran Narapidana dengan Australia

Jakarta
Tawaran dari pemerintah Australia yang meminta dilakukannya pertukaran napi sedang dipelajari dengan seksama oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar. Namun demikian, kemungkinan besar pertukaran narapidana ini akan dilakukan Indonesia.

"Sedang kita pelajari, ada dasar hukumnya. Hari ini saya sudah menjawab lewat surat, saya sampaikan kepada presiden konsep untuk menindaklanjuti, dimasuki ke undang-undang permasyarakatan, kemungkinan kita mau lakukan pertukaran (napi)," papar Patrialis, Kamis (13/1).

Patrialis menambahkan saat ini pihaknya belum menyimpulkan apapun soal pertukaran napi dengan Australia. Tapi, Patrialis mengaku selain Australia, ada negara-negara yang juga meminta pertukaran napi.

"Kita belum ada kesimpulan, tapi wacana untuk itu boleh saja. Karena ada beberapa negara yang sudah mengajukan. Australia, Hong Kong, Brasil, dan Iran sudah mengajukan proses pertukaran tahanan," terangnya.

Isu pertukaran napi ini bahkan sudah disampaikan Patrialis secara langsung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya di Istana Negara (Rabu, 12/1) dalam rapat pimpinan terbatas sudah menyampaikan kepada presiden. Saya mempelajari dengan seksama, dengan komprefensif, dengan sebaik-baiknya kemungkinan-kemungkinan apa bisa apa tidak. Saya sudah diperintahkan untuk mempelajari itu (pertukaran napi)," ungkap Patrialis.

Disinggung kabar akan dilakukannya pertukaran 500 narapidana Indonesia dengan tersangka narkoba, Schapelle Corby, Patrialis masih mempertimbangkannya. Selain faktor kapasitas penjara di Indonesia, faktor kenyamanan yang ada jauh berbeda dengan di Australia.

"Saya pernah melihat penjara di Canberra, itu berbeda betul dengan penjara kita. Sangat mewah. Satu orang satu kamar. Ada televisi. Mau pesan makan steak juga bisa. Ada juga dokter. Tempat olahraga. Sangat luar biasa. Kita belum mampu seperti itu. Jadi, wajar kalau pemerintah Australia mau menukar narapidana mereka," tegasnya.

sumber: mediaindonesia.com, Jum'at, 14 Januari 2011

BACA SELENGKAPNYA......................

Friday, December 3, 2010

40 Sipir Penjara Tewas Terbakar

Haifa, Israel Utara
Sebuah kebakaran hebat menewaskan 40 orang, sebagian besar sipir penjara, ketika api berkobar di hutan di dekat Haifa di Israel utara, Kamis (2/12). Kebakaran itu memaksa Israel untuk meminta tolong dunia internasional dalam mengatasi kobaran api.

Badan ambulans Magen David Adom (MDA) memastikan, lembaga itu menemukan 40 mayat akibat kebakaran hebat tersebut yang merupakan kebakaran terburuk dalam 62 tahun sejarah Israel. "Sebagian besar yang tewas berada dalam bus," kata juru bicara MDA, Zachi Heller. Ia merujuk pada bus yang membawa para penjaga penjara yang sedang dalam perjalanan setelah mengevakuasi tahanan dari penjara Damon di tengah Taman Nasional Karmel. Regu penyelamat masih mencari sejumlah orang yang tidak diketahui, termasuk setidaknya dua petugas polisi yang dinyatakan hilang, diperkirakan tewas.

Sebuah sumber di kepolisian sebelumnya mengatakan kepada AFP, semua yang tewas adalah penjaga penjara yang berada di dalam bus. Kepala polisi Haifa, yang mengemudi kendaraan polisi di samping bus itu, menderita luka parah, kata sumber-sumber medis dan polisi.

Polisi mengatakan, tak lama setelah tengah malam angin kencang telah menyebabkan api mencapai bagian selatan Haifa, kota ketiga terbesar di Israel, dengan jumlah penduduk lebih dari 265.000 orang. "Angin kencang itu berarti kami sudah harus mulai mengevakuasi daerah Deniya di selatan," kata juru bicara polisi Micky Rosenfeld. Lebih dari 12.000 orang telah dievakuasi dari kota-kota dan desa-desa di seluruh daerah itu, serta dari tiga penjara dan rumah sakit di selatan kota itu.

Dua belas jam setelah kebakaran terjadi, api masih mengamuk tak terkendali walaupun ada upaya intensif untuk memadamkannya. Para petugas pemadam mengatakan, kebakaran hebat itu menghanguskan setidaknya ribuan hektar lahan. "Ini sangat besar, sekarang di sisi barat pegunungan Carmel," kata juru bicara pemadaman kebakaran, Yoram Levy, kepada AFP. "Kebakaran itu menyebar."

Ratusan petugas pemadam kebakaran, regu penyelamat dan polisi terlibat dalam memadamkan kebakaran dan upaya penyelamatan besar-besaran. Pihak militer mengatakan, beberapa ratus tentaranya juga ikut membantu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta dunia internasional untuk mengulurkan bantuan. Tawaran pun bantuan datang mengalir. Yunani berjanji untuk mengirimkan empat pesawat pemadam kebakaran, Siprus menawarkan sebuah helikopter dan sebuah pesawat pemadam kebakaran lain, Bulgaria menerbangkan 90 petugas pemadam kebakaran. Departemen Luar Negeri Israel mengatakan, pihaknya juga telah menerima janji bantuan dari Azerbaijan, Inggris, Kroasia, Mesir, Perancis, Yordania, Rumania, Rusia, Spanyol dan Turki. Presiden AS, Barack Obama, telah menyampaikan ucapan belasungkawa terdalamnya bagi para korban dan mengatakan, Amerika Serikat telah menawarkan untuk membantu memerangi api itu. Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd mengatakan, negaranya siap untuk membantu.

Netanyahu, yang mengunjungi tempat kejadian, menggambarkan tragedi itu sebagai bencana yang belum pernah terjadi. "Ini merupakan kebakaran berskala internasional. Sarana yang diperlukan saat ini tidak ada di lapangan tetapi mereka sedang ke sini," katanya. Ia mengatakan, kebakaran itu akan membutuhkan waktu untuk dapat mengendalikannya.

sumber: kompas.com, Jumat, 3 Desember 2010

BACA SELENGKAPNYA......................

Thursday, November 11, 2010

Penjara Rusia Manjakan Napi dengan Kursi Berjemur

Moskow
Salah satu penjara Rusia yang paling terkenal, akan segera memasang kursi berjemur untuk meningkatkan kesehatan para tawanan.

Penjara Butyrka seperti bangunan benteng terbuat dari bata bergaya abad ke 19 di Moskow ini telah banyak menahan tokoh-tokoh yang terkenal seperti penulis era Soviet Alexander Solzhenitsyn dan Isaak Babel hingga keponakan Adolf Hitler, Heinrich.

"Kami mengembangkan layanan medis tambahan dan bahkan kami akan memberikan kursi berjemur," ujar Kepala Penjara Sergei Telyatnikov seperti dilansir Reuters, Rabu (10/11/2010).

Kursi berjemur itu nantinya difungsikan untuk tujuan medis, dan akan segera dipasang pada akhir tahun ini.

Penjara Rusia yang padat dan manajemen yang buruk akhirnya mendapatkan pengawasan ketat setelah tewasnya pengacara Sergei Magnitsky di penjara pada November 2009, dia menghabiskan beberapa bulan masa hidupnya di penjara Butyrka.

Pengacara berusia 37 tahun itu dahulunya merupakan ekuitas dana investasi di Rusia, dia menyatakan bahwa dirinya ditahan secara ilegal dan tidak diberikan perawatan medis yang layak walaupun sudah meminta beberapa kali.

Pada awal tahun ini, dikabarkan bahwa hampir setengah narapidana dinyatakan sakit, banyak yang terinfeksi HIV atau tuberkolosis. Hal tersebut diperkirakan karena peralatan medis yang sudah kadaluarsa dan masalah kesehatan.

Penjara itu juga nantinya akan dilengkapi dengan layanan telepon internet, sehingga mereka bisa menghubungi sanak famili dengan biaya murah.

sumber: okezone.com, Rabu, 10 November 2010

BACA SELENGKAPNYA......................

Wednesday, June 9, 2010

Serunya Piala Dunia ala Narapidana

Johannesburg
Demam Piala Dunia semakin terasa di Afrika Selatan. Segala lapisan masyarakat negeri itu sudah terjangkit, bahkan hingga di balik penjara. Bagi para penjahat kelas kakap di Afrika Selatan, kesempatan menonton langsung Piala Dunia 2010 adalah mimpi yang sama jauhnya dengan amnesti dari presiden. Tapi bukan berarti semangat kompetitif Piala Dunia tak bisa mereka rasakan.

Tak tanggung-tanggung, 400 narapidana di lembaga pemasyarakatan Boksburg Correctional Centre menggelar pertandingan sepak bola terbesar di balik tembok penjara. Para napi bertanding dalam 32 tim dengan nama-nama negara peserta Piala Dunia.

Layaknya Piala Dunia sungguhan, perhelatan versi penjara ini juga diramaikan alunan suara vuvuzela, atau terompet plastik yang biasa dibawa para penonton Piala Dunia. Dan kendati berlangsung di balik tembok penjara dan tanpa hadiah piala emas, pertandingan mereka ternyata tidak kalah kompetitifnya.

sumber: liputan6.com Selasa, 08 Juni 2010

BACA SELENGKAPNYA......................

Sunday, May 23, 2010

Di Dubai Anda Bisa Dipenjara Bila Berpelukan, Berciuman Apalagi Mesum

Dubai
Ada sejumlah peringatan resmi dikeluarkan oleh pemerintah Dubai bagi para wisatawan, khususnya wisatawan Inggris yang ingin melancong ke Dubai. Peringatan tersebut berisi hal-hal yang sebaiknya "Tidak Dilakukan" para pelancong saat berada di negara dengan otoritas Islam ini, jika ingin terhindar dari ancaman penjara.

Peringatan tersebut dibuat menyusul adanya insiden penangkapan dua wisatawan Inggris yang sedang menikmati liburan pada bulan Maret lalu. Sepasang kekasih bernama Charlotte Adams berusia 26 tahun dan Ayman Najafi berusia 24 tahun dijebloskan ke penjara, karena kedua anak manusia itu tertangkap sedang berciuman di sebuah restoran di Dubai.

"Ini adalah anjuran yang masuk akal. Karena anjuran tersebut dimaksudkan untuk menjaga wisatawan Inggris dari kesulitan,” ujar seorang juru bicara Kantor Luar Negeri.

Dalam sebuah situs Kedutaan Besar Inggris di Uni Emirat Arab, tertulis beberapa bentuk larangan yang ditujukan bagi para ekspatriat (orang-orang asing yang bermukim di Dubai) dan wisatawan Inggrs.

Mereka memperingatkan dengan keras, kegiatan seks di luar ikatan tali perkawinan bahkan menginap di satu kamar hotel adalah perbuatan yang ilegal. Memang, untuk berpegangan tangan masih mendapatkan toleransi dan itupun terbatas hanya untuk pasangan menikah. Tetapi berciuman dan berpelukan dianggap pelanggaran terhadap kesusilaan masyarakat.

Perlu pula diingat menari di depan umum digolongkan sebagai tindakan yang tidak pantas dan provokatif. Tidak itu saja, menggunakan bahasa yang kasar, meludah dan perilaku agresif juga tidak diperbolehkan.

Meminum alkohol hanya diperbolehkan di restoran, pub, klub dan tempat-tempat swasta yang sudah berlisensi. Namun jika ingin mengonsumsinya di rumah, Anda juga perlu mengurus surat ijin. "Jika Anda ingin berhadapan dengan penangkapan dan penahanan, abaikan nasihat tersebut,” demikain yang tertulis dalam situs kedutaan tersebut.

sumber: analisadaily.com ***

BACA SELENGKAPNYA......................

Wednesday, May 12, 2010

1001 Modus Penyelundupan Ponsel ke Penjara

London
Masih ingat penyadapan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap pengusaha Artalyta Suryani dengan bekas jaksa Urip Tri Gunawan. Kendati keduanya berada di dalam sel dan di tahan di tempat berbeda, Artalyta atau Ayin ditahan di Mabes Polri sementara Urip di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, mereka masih dapat berkomunikasi melalui telepon selular.

Melalui telepon, Ayin dan Urip dengan leluasa membuat strategi bagaimana menjawab pertanyaan hakim pengadilan tindak pidana korupsi supaya jawaban satu sama lain klop. Ternyata, tak hanya di penjara di Indonesia yang kebobolan masuknya telepon selular. Penjara di Inggris juga mengalami hal serupa.

Telepon selular bisa masuk ke dalam kamar hotel prodeo, selain karena keistimewaan terhadap tahanan tertentu atau terjadi kongkalikong antara petugas dengan tahanan, dapat juga masuk melalui berbagai cara.

Ini dia modus yang digunakan para tahanan untuk dapat memasukkan benda yang bisa menyambungkan kita ke penjuru dunia itu. Pengunjung tahanan menyembunyikan telepon selular di pakaian dalamnya atau memasukkannya ke dalam makanan yang dibawa untuk tahanan, misalya roti atau makanan ringan lainya. Ini cara paling konvensional.

Telepon selular juga dapat dimasukkan ke dalam sol sepatu, diselipkan di dalam buku, surat-surat rahasia, atau disimpan dalam sikat sepatu atau sikat kamar mandi. Beberapa diantaranya sengaja melempar telepon selular untuk kemudian dipungut tahanan ketika mereka sedang latihan atau berolahraga di luar sel.

Baru-baru ini, ada cara lain untuk memasukkan telepon selular ke dalam penjara yakni melalui pengantar susu. Di Australia, seorang pengantar Paul Donachy ditahan karena memasukkan telepon selular yang dilapisi bahan kedap air ke dalam kotak susu.

Para tahanan menggunakan telepon selular untuk mengatur jaringan bisnisnya, yang kebanyakan adalah peredaran narkoba.

Cara yang lebih gila adalah dengan menelan ponsel. Sebuah penjara sempat kewalahan soal ini. Karena itu mereka mulai memasang kursi khusus yang bisa mendeteksi bila ponsel dimasukkan ke perut. Mereka juga melakukan rontgen terhadap para terpidana.

Statistik menunjukan bahwa di Inggris dan Wales selama Januari dan Februari 2009 telah ditemukan 4.461 ponsel dan 4.325 SIM cards. AnThis ka ini meningkat empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk mengatasi hal ini, otoritas penjara setempat sampai melatih anjing khusus untuk mengendus keberadaan ponsel yang disembunyikan para napi.

sumber: tempointeraktif.com Selasa, 11 Mei 2010

BACA SELENGKAPNYA......................

Saturday, March 27, 2010

40 Napi Narkoba Kabur

Mexico City
Polisi tengah mencari 40 narapidana (napi) di penjara Matamoros, Meksiko, yang kabur, Kamis (24/3) pagi waktu setempat. Mereka juga memburu dua sipir yang diduga membantu aksi pelarian dari penjara yang terletak dengan perbatasan Brownsville, Texas, Amerika Serikat (AS).

“Kejadian berlangsung antara pukul empat dan lima pagi. Sebanyak 40 napi dan dua petugas penjara kabur,” ujar Jose Ives Soberon Tijerina, Sekretaris Keamanan Negara Bagian, Jumat (26/3).

Kini 50 sipir diinterogasi. Sementara direktur penjara, Jaime Cano Gallardo dan Direktur penjara itu Orlando Sauceda Pinta, langsung dipecat setelah kejadian itu.

“Meski telah dipecat, keduanya tetap diselidiki terkait kasus ini,” imbuh Tijerina.

Dari tahanan yang kabur, menurut Tijerina, di antaranya merupakan napi federal dan napi negara bagian. Meski demikian, ia tidak menyebutkan para napi tersebut terkait kasus apa. Namun, diduga mereka dipenjara karena terlibat perdagangan obat terlarang.

Pejabat negara bagian Mexico beberapa waktu lalu pernah mengeluhkan fasilitas yang tidak memadai untuk menampung napi, terutama napi yang dibawa ke pengadilan federal. Tahun lalu, sekitar 50 napi kabur dari penjara lain yang terletak di wilayah utara Mexico.

Eddie Perez, juru bicara perbatasan AS di Browsville, mengungkapkan bahwa petugas di perbatasan telah diminta waspada atas kaburnya para tahanan tersebut.

“Kami akan melakukan semua hal semaksimal mungkin untuk menjamin keamanan warga dan petugas di sini,” ujar Perez.

sumber: surya.co.id Sabtu, 27 Maret 2010
The Blind Side

BACA SELENGKAPNYA......................