Cool Blue Outer Glow Pointer

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ

Friday, July 30, 2010

Selidiki Pencabulan Anak di LP Cipinang

Jakarta
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar mengatakan bahwa ia telah meminta agar penyelidikan dilakukan terhadap laporan adanya pencabulan puluhan anak yang dilakukan oleh dokter spesialis anak, RS, yang juga narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang pada 2005.

"Saya sudah perintahkan Kakanwil DKI untuk menyelidiki ini secara tuntas," ujar Patrialis singkat sesaat sebelum mengikuti rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (29/7/2010).

Sebelumnya, seperti diwartakan, 15 dari 30 anak korban pelecehan seksual menuntut keadilan dengan menggelar aksi demo di depan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (28/7/2010). Mereka menuntut RS, yang membuka kamar praktik poliklinik di dalam LP Cipinang sejak 2005 sampai Agustus 2009, mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Para korban pelecehan seks itu juga meminta Menhuk dan HAM untuk tidak memberikan keistimewaan kepada RS sebagai narapidana LP Cipinang karena kasus pemalsuan akta dengan pidana 13 tahun penjara. Mereka juga mendesak agar RS tidak mendapatkan SK Pemuka Kesehatan untuk membuka poliklinik di dalam LP Cipinang.

Menurut pengakuan salah satu korban, RS telah melecehkan mereka dengan cara menelanjangi para korban satu demi satu dan dimandikan dengan air kembang yang berasal dari tujuh desa. Semua itu adalah syarat yang diberikan oleh dokter itu kepada korban agar menjadi sakti, gagah, pintar, dan mendapatkan pekerjaan yang mapan.

Setelah anak-anak itu ditelanjangi, sang dokter pun melakukan oral seks terhadap para korbannya. Selanjutnya, sperma mereka ditampung di dalam botol dengan dalih untuk dipersembahkan kepada dewa. Kemudian, para korban diberikan imbalan Rp 200.000 sampai Rp 500.000 agar tidak memberitahukannya kepada siapa pun.

"Awalnya, pada 2005 lalu, saya diantarkan oleh Armal, seorang teman RS, agar mau menemui dokter yang berada di dalam tahanan LP Cipinang. Katanya akan dijanjikan sebuah pekerjaan. Namun sampai sekarang, semua itu tidak terbukti dan saya telah dilecehkan," ucap FR (18), seorang korban pelecehan seksual, Rabu.

Dia mengaku, pengaduannya dilakukan baru-baru ini saja. Pasalnya, dia merasa malu dengan apa yang menimpanya saat berusia 14 tahun itu. Armal, yang juga ikut berdemo, mengaku telah dibohongi oleh RS. Pasalnya, dia juga dijanjikan akan diberikan imbalan jika membawa anak-anak di bawah umur 17 tahun sebanyak 25 anak.

"Saya tidak tahu jika anak-anak yang saya bawa menjadi korban pelecehan seksual oleh RS karena, setelah dibawa ke dalam penjara, anak-anak itu langsung dibawa ke dalam kamar kliniknya, sedangkan saya hanya menunggu di luar," ungkapnya.

Armal mengaku bisa membawa masuk anak-anak ke dalam LP Cipinang dengan alasan membesuk RS. Perbuatannya itu dilakukan pada 2005-2009. Namun, dia mengaku baru sadar setelah anak-anak itu mengadukan apa yang telah terjadi antara mereka dan RS.

Sebelumnya, para korban mengadukan kasus yang menimpa mereka ini kepada Koalisi Perlindungan Anak (KPA) untuk menuntut keadilan dari Menhuk dan HAM terhadap RS.

Namun, Kepala LP Cipinang Wayan Sukerta saat dimintai konfirmasi mengaku bahwa hingga saat ini tidak ada laporan mengenai tindakan pelecehan seksual yang dilakukan RS di dalam tahanan.

"RS dipenjara sejak tahun 2004 karena kasus pemalsuan identitas, penganiayaan, dan penggelapan. Keberadaannya juga selalu dijaga oleh petugas dan tidak ada laporan tentang pelecehan seksual sampai saat ini," ujar Wayan.

source: kompas.com Kamis, 29 Juli 2010

BACA SELENGKAPNYA......................

LP Kerobokan Kini Punya Cetiya

Badung, Bali
Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan Kelas IIA, Badung, Bali, kini memiliki Cetiya (Vihara kecil) Dharma Metta meski hanya terdapat 13 narapidana Buddha dari 700 orang penghuni LP Kerobokan. Pembangunannya menelan anggaran Rp 16 juta.

Wakil Bupati Badung Sudikerta mengingatkan agar pembinaan di Lapas ini harus ikhlas demi kebaikan. Pembangunan ini penting meski penghuni LP Kerobokan datang dari berbagai daerah dan dengan perbedaan keyakinan.

Dalam pembukaan, Pemerintah Kabupaten Badung menyalurkan bantuan pembinaan senilai Rp 15 juta. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga menyumbang sejumlah pakaian menari untuk pembinaan di LP.

source: kompas.com Rabu, 28 Juli 2010

BACA SELENGKAPNYA......................

Wednesday, July 28, 2010

SIMULASI ON LINE PENDAFTARAN CPNS

Jakarta
Dalam hitungan tidak lebih dari 10 (sepuluh) menit print hasil pendaftaran calon Pegawai Negeri Sipil dengan sistem on line sudah bisa dicetak langsung. Demikian gambaran simulasi yang diperagakan oleh Ketua Tim Informasi Teknologi Pengadaan CPNS (DR Fredy Haris) dalam melakukan pendaftaran untuk seleksi penerimaan CPNS Kementerian Hukum dan HAM tahun 2010.

Simulasi ini berlangsung di ruang rapat Biro Kepegawaian Sekretaris Jenderal Kamis, 22 Juli 2010 yang diikuti para Kepala Biro di Lingkungan Sekjen, Kepala Bagian Kepegawaian dari masing-masing Unit Utama dan Kepala bagian di Biro kepegawaian.

Secara umum program ini dirancang untuk lebih familiar dan mudah penggunaannya karena direncanakan untuk diaflikasikan untuk seluruh penerimaan CPNS baik untuk formasi Pusat maupun untuk Kantor Wilayah. Dengan system ini orang yang akan mendaftar untuk formasi pusat maka secara otomatis tidak bisa lagi mendaftar untuk formasi Kantor wilayah maupun Taruna Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) dan Akademi Imigrasi (AIM). Dengan kata lain tiap orang hanya akan diperbolehkan memilih salah satu formasi saja baik itu di pusat, kantor wilayah begitupun dengan AKIP ataupun AIM.

Dibandingkan dengan sistem on line tahun lalu, sistem ini jauh lebih mudah karena tidak ada lagi proses scan untuk Ijazah dan NEM sehingga akan lebih memudahkan bagi calon pendaftar tersebut dalam mengakses sistem.

Dalam rangka melakukan persiapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tahun anggaran 2010, Biro kepegawaian Sekretaris Jenderal mulai melakukan berbagai persiapan. Hal ini dilakukan agar seleksi tahun ini bisa berjalan lebih baik dibadingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Selain melakukan Simulasi on line, rapat ini juga membicarakan Rancangan Pedoman Seleksi Pengadaan CPNS yang sudah mencapai tahap ke empat. Beberapa materi yang mendapat perhatian mencakup persyaratan tinggi badan untuk taruna AKIP/AIM, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan Akreditasi Perguruan Tinggi.

Hasil sementara yang dibicarakan yakni akan tetap menggunakan kriteria tahun lalu untuk tinggi badan bagi AKIP/AIM putera 165, puteri 158. Sementara untuk IPK yakni 2,75 Perguruan Tinggi Swasta dan 2,50 Perguruan Tinggi Negeri dengan Akreditasi B, termasuk untuk Program Studinya. Keputusan ini masih bersipat rancangan sementara sebelum ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal untuk dijadikan pedoman dalam Pengadaan CPNS tahun 2010.

Sebelum ditetapkan menjadi Pedoman, rancangan ini akan dilakukan presentasi dihadapan para Kepala Devisi Administrasi Kantor Wilayah seluruh Indonesia dan tahapan terakhir untuk para Kepala Kantor Wilayah seluruh Indonesia.

source: depkumham.go.id

BACA SELENGKAPNYA......................

Tuesday, July 27, 2010

Khawatir Jadi Tempat Regenerasi, Polri Usul LP Teroris Terpisah

Jakarta
Mabes Polri khawatir Lembaga Pemasyarakatan (LP) menjadi tempat bagi regenerasi teroris baru. Karenanya, Polri mengusulkan agar LP untuk teroris dibuat terpisah.

"Jadi kalau dikumpulkan jadi satu saya khawatir nanti justru menjadi bercampur tadi. Regenerasi," kata Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi usai acara Simposium Nasional Memutus Mata Rantai Radikalisme dan Terorisme di Hotel Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (27/7/2010).

Menurut Ito, terpidana teroris memiliki perbedaan dengan terpidana lainnya. Tidak mudah mengubah cara pandang seorang teroris dalam tahanan.

"Jadi kejahatan teroris kan beda dengan kejahatan biasa," jelasnya.

Kasus soal regenerasi ini, sebelumnya pernah terjadi pada Yuli Harsono (33), terduga teroris yang tewas saat penggerebekan di rumah kontrakan di Cungkrungan, Blang Wetan, Klaten.

Yuli diduga bergabung dalam kelompok teroris Abdullah Sunata saat di penjara di Lapas Sukamiskin, Bandung.

source: detiknews.com Selasa, 27/07/2010

BACA SELENGKAPNYA......................

Napi LP Sukamiskin Gantung Diri karena Hopeless?

Bandung
Motif bunuh diri yang dilakukan Cecem bin Adam (58) seorang napi Lapas Sukamiskin memang masih belum diketahui pasti. Namun diduga, Cecem nekat gantung diri karena sudah hopeless atau putus asa.

“Saya menduga Cecem nekat bunuh diri karena sudah hopeless. Keluarganya seperti tidak menganggap dia. Makanya, mungkin dia merasa hopeless, sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” kata Kepala Lapas Sukamiskin Murdjito, saat ditemui wartawan di Lapas Sukamiskin, Selasa (27/7/2010).

Sebenarnya, kata Murdjito, Cecem sudah sempat dipanggil oleh Kasie Pembinaan Lapas Sukamiskin, Bandung, untuk pengajuan bebas. Namun, kata Murdjito, saat itu Cecem malah menolak dibebaskan.

“Dia bersikukuh ingin tetap tinggal di lapas, padahal dia hendak dibuatkan surat pengajuan bebas (PB) sebulan lalu. Kalau PB-nya dikabulkan, dia bisa bebas bulan ini. Namun kalau ditolak, dia bebas tahun depan,” kata Murdjito.

Lebih jauh Murdjito mengatakan, pengawasan terhadap para napi yang mendekam di Lapas Sukamiskin memang sudah dilakukan sesuai protap. Namun, kata dia, pengawasan tersebut hanya dilakukan di blok.

“Waktu kejadian juga ada penjaga. Tapi kan tidak mengawasi satu per satu napi yang ada di Lapas Sukamiskin. Mereka kan bukan baby sitter,” kata Murdjito.

Cecem bin Adam (58), seorang napi Lapas Sukamiskin, Bandung, tewas tergantung di pintu selnya, Selasa (27/7/2010) pagi. Diduga, Cecem tewas karena bunuh diri. Napi kasus perkosaan itu mulai divonis hukuman delapan tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Cianjur. Dia baru mendekam di Sukamiskin sejak 29 April 2008 lalu.

source: okezone.com Selasa, 27 Juli 2010

BACA SELENGKAPNYA......................