Cool Blue Outer Glow Pointer

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ

Monday, December 3, 2012

Harga Batik Buatan Napi Ini Rp 600.000

Sihabudin saat mengunjungi butik batik buatan napi. (kompas.com)
Kendal
Batik buatan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIA Kendal, Jawa Tengah, dijual di butik batik Gardenia. Harganya mulai dari Rp 125.000 hingga Rp 600.000. Semua batik yang dijual tersebut bermotif batik kendal yang menonjolkan flora dan fauna.

Butik batik Gardenia yang terletak di kompleks Pasar Kendal itu, Jumat (30/11) pukul 14.00, dikunjungi langsung oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Lapas Sihabudin.

Sihabudin yang didampingi Kepala Lapas IIA Kendal, Prasetyo, di sela-sela kunjungannya, mengaku butik batik Gardenia ini perlu dikembangkan karena sangat menjanjikan. Ia juga meminta agar batik buatan napi Lapas Kendal ini dipamerkan dalam kegiatan Napi Craft yang akan dilaksanakan pada 17-21 Desember 2012 di Jakarta. Dalam pameran tersebut akan dipamerkan 60 persen produk lokal dan 40 persen produk luar negeri.

"Selain Kendal, beberapa lapas lain juga telah memberi pelatihan membatik, di antaranya Pemalang, Cipinang, Madura, dan Tangerang. Bahkan, untuk Tangerang ini, batiknya sudah go public," kata Sihabudin.

Sementara itu, Prasetyo yang didampingi Kasi Kegiatan Kerja Lapas Suranto mengatakan, program pelatihan batik ini awalnya diikuti lebih dari 22 warga binaan, tetapi kini tinggal 11 warga binaan yang aktif membatik. Untuk menjualkan batik dan memberikan pelatihan kepada napi, pihaknya melakukan kerja sama dengan butik batik Gardenia.

"Warga binaan yang membatik kami beri intensif hasil kerjanya dengan patokan berdasarkan tingkat kesulitan motif batiknya. Kalau motif batiknya sulit dan penuh, kami beri intensif antara Rp 30.000-Rp 50.000. Untuk motif batik yang sederhana kami beri intensif Rp 20.000-Rp 30.000," ujar Prasetyo.

Di lain pihak, pemilik batik Gardenia, Idah Kusumadewi, mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan Lapas IIA Kendal. Supaya para napi bisa membetik dengan baik dan benar, pihaknya telah mengajarinya setiap minggu sekali. "Selain memberikan pelatihan, kami juga menyelesaikan hasil karya warga binaan dan memasarkannya," katanya.

sumber: kompas.com, Jumat, 30 November 2012

BACA SELENGKAPNYA......................

BNN Usul Narapidana yang Divonis Mati Diisolasi

illustrasi
Jakarta
Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional Komisaris Besar Sumirat Dwiyanto mengatakan, hukuman mati dan sempitnya kehidupan di balik jeruji besi bukan penghalang bagi mereka untuk mengendalian narkoba.

Menurutnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memindahkan napi vonis hukuman mati di tempat yang berbeda dari napi lainnya.

Untuk itu, Sumirat mengatakan, ada pembicaraan antara BNN, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Hukum dan HAM. Temasuk, institusi lain untuk menempatkan para terpidana mati di tempat khusus yang terisolasi, tidak bersama napi lain.

Pasalnya, para terpidana mati ini dikhawatirkan akan mengganggu proses rehabilitasi diri napi lain.

"Kalau perlu di lapas khusus di pulau tersendiri. Sebab pasti ada yang membujuk dan mempengaruhi napi lain yang tidak divonis mati," kata Sumirat saat dihubungi, Minggu (2/12/2012).

Menurut Sumirat terlibatnya para terpidana mati dalam kasus jaringan narkoba lantaran mereka masih harus tetap menghidupi keluarga. Sementara eksekusi hukuman mereka tinggal menunggu waktu.

"Dengan adanya hukuman mati mereka nothing to lose. Nyawa cuma satu, mau ngapain lagi. Contohnya Yoyok, hukumannya sudah 35 tahun enam bulan," ujarnya.

Selain dipisahkan dalam lapas khusus, Sumirat mengatakan adanya usulan untuk mempercepat eksekusi jika terpidana mati proses hukumnya sudah incraht.

Pasalnya, di salah satu lapas di Nusa Kambangan ada seorang terpidana mati yang menunggu eksekusi hingga 40 tahun. "Bahkan sampai meninggal dunia belum juga dieksekusi," katanya.

sumber: tribunnews.com, Minggu, 2 Desember 2012

BACA SELENGKAPNYA......................

Tiga Napi di Aceh Utara yang Kabur Tertangkap Kembali

(sumber: atjehpost.com)
Aceh Utara
Delapan orang narapidana penghuni Rumah Tahanan Lhok Sukon Kabupaten Aceh Utara, Aceh kabur. Peristiwa itu terjadi Minggu (2/12) sekitar pukul 07.15 WIB ketika tiba waktu sarapan pagi. Kebetulan saat itu para narapidana tersebut luput dari pengawan dua petugas keamanan di rutan saat itu.

Informasi diperoleh, menyebutkan delapan orang yang sedang menjalani pruses hukum itu melarikan diri secara memanjat jeruji besi. Ditengarai mereka saat itu bukan diruang tahan utama yang terkurung lebih ketat. Kemudian mereka menembus ke tempat parkiran.

Beberapa saat kemudian petugas baru mengetahui bahwa ada delapan napi yang kabur keluar kurungan. Setelah dikejar petugas rutan dan personel Polsek Lhok Sukon, tiga di antara mereka dibekuk kembali.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Lhok Sukon Saleh, mengatakan pihaknya terus mencari mereka yang kabur itu. Dia mengaku belum mengetahui secara persis kronologi hingga napi tersebut kabur dari penjagaan petugas.

Mereka yang tertangkap lagi bernama Umar, 36, waraga Desa Cempedak, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, Safriadi, 37, asal Desa Jeumpa Gelumpang Tujoh, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Sedangkan satu lagi belum diketahui identitasnya.

Adapun lima napi lainnya yang masih menghiang adalah Khairun, 24, asal Desa Win Tenang Ukan, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Ikhwan,38, asal Panten Nangka, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

Kemudian Zainal,25, warga Buket Kareueng, Pante, Aceh Timur, Ilyas,23, warga asal Birem Rayek, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rahman Syah,27, asal Desa Cot Seurani, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Terakhir Abdurrahman,38, warga Driung Asli, Kabupaten Bener Meriah. Sesuai informasi, delapan napi yang kabur tersebut sebagian besar tersandung kasus narkoba dan selebihnya kasus cabul.

sumber: theglobejournal.com, Minggu, 02 Desember 2012

BACA SELENGKAPNYA......................

Dede Yusuf: Seluruh Lapas di Jabar Harus Miliki Alat Kesenian

belajar anyaman bulu mata ke warga Lapas Garut
Bandung
Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kabupaten Garut, Sabtu (1/12/2012). Wagub terkesima melihat lapas Garut yang manusiawi.

Dalam kunjungannya, Dede Yusuf didampingi istrinya Sendy Yusuf diterima langsung oleh Kepala Lapas R Mulyana beserta istri. Wagub sengaja membawa istri untuk meninjau para narapidana wanita yang ada di lapas tersebut.

Dede mengaku terkesima melihat lapas Garut yang sangat manusiawi karena selain dilengkapi fasilitas memadai juga terdapat pelatihan berbagai keterampilan, mulai dari produksi bulu mata, ukiran bambu sampai perbengkelan.

"Tapi masih ada satu yang kurang yaitu fasilitas kesenian, para napi dan tahanan juga perlu penyaluran jiwa seni sebagai bagian dari terapi psikologis," ujar Dede dalam rilis yang diterima detikbandung, Sabtu (1/12/2012).

Oleh karena itu, Dede mengatakan pihaknya akan mengupayakan agar seluruh lapas di Jawa Barat difasilitasi alat-alat kesenia. Seperti alat band, marawis, gambus, gamelan, calung hingga angklung.

Menurut Dede, setiap orang termasuk napi dan tahanan memiliki sisi jiwa seni yang tidak bisa mati. Justru menurutnya jiwa seni tersebut harus disuburkan guna mencegah dan menekan dorongan untuk berbuat melanggar hukum.

"Agar setelah keluar dari lapas, para saudara kita ini tidak kering jiwanya, tapi subur dengan nilai seni dan cinta kasih, maka itu saya akan upayakan agar fasilitas seni bisa diadakan di seluruh lapas se Jawa Barat," ujar Dede saat menyapa para penghuni lapas.

Sementara itu, Sendy Yusuf menilai program pembinaan di Lapas Garut layak dicontoh oleh lapas lainnya. Tak hanya di Jabar saja tapi juga di seluruh Indonesia.

Menurut Sendy, dengan pembinaan yang manusiawi, maka lapas tidak akan lagi mencetak kriminal yang lebih lihai dan profesional sebagaimana dipersepsikan publik dewasa ini.

"Konsep pembinaan di lapas yang manusiawi akan menumbuhkan jiwa-jiwa kemanusiaan. Ini yang harus dijaga tanpa mengurangi nilai ketegasan untuk menimbulkan efek jera," ujarnya.

sumber: detik.com, Sabtu, 01/12/2012

BACA SELENGKAPNYA......................

Friday, November 30, 2012

Penjara Paling Unyu, Dindingnya Bergambar Kartun

Penjara Aranjuez dengan dinding selnya yang bergambar kartun (Gulf News/gulfnews.com)
Aranjuez
Penjara Aranjuez di Spanyol bukanlah penjara biasa. Narapidananya boleh saja sangar, tapi tunggu sampai Anda lihat dinding penjara yang bergambar kartun. Tak heran wisatawan pun hilir-mudik di selasar penjara tersebut.

Kesan menyeramkan dan membosankan tak selamanya melekat pada bangunan penjara. Kalau tidak percaya, Anda bisa traveling ke Spanyol untuk mengunjungi Penjara Aranjuez. Letaknya berada di Kota Aranjuez, berjarak hanya 50 km dari Kota Madrid.

Jangan kaget jika bangunan penjara ini tidak seperti rumah tahanan pada biasanya. Penjara Aranjuez terlihat lebih rapi dan penuh warna. Penjara ini sangat ramah bagi keluarga dan anak-anak para narapidana. Bahkan banyak yang menyebutkan bahwa ini adalah penjara bintang lima, seperti yang detikTravel kutip dari Gulf News, Senin (26/11/2012).

Penjara Aranjuez memiliki 36 sel tahanan. Tapi saat ini baru setengahnya yang diisi oleh tahanan serta keluarganya. Masing-masing tahanan bebas membawa masuk keluarganya, termasuk anak-anak.

Yang paling menarik dari penjara ini tentu saja ruangannya yang sangat rapi dan bersih. Tak ada kesan kotor di sini. Yang ada hanya aroma wangi dari setiap ruangannya dan tentu saja gambar-gambar kartun di dinding setiap sel napi.

Setiap sel punya gambar yang berbeda, kebanyakan dikenal oleh anak-anak. Di dinding yang berwarna putih dan biru terang, menempel gambar tokoh kartun Tweety, Alice in Wonderland, Spongebob Squarepants, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain ruang tahanan yang nyaman, Penjara Aranjuez juga memiliki fasilitas 'unyu' lainnya, seperti taman bermain untuk balita dan ruangan khusus untuk ibu menyusui. Semua fasilitas tersebut bukan tanpa sebab. Penjara Aranjuez juga memikirkan tentang banyaknya anak-anak yang harus terpisah dari orangtuanya karena sedang ditahan.

Belakangan, yang datang ke penjara ini bukan hanya keluarga dari narapidana saja. Selain sipir, ternyata banyak wisatawan yang terlihat wara-wiri di selasar bangunan. Mereka penasaran akan keunikan yang ada di dalam Penjara Aranjuez. Apakah Anda juga tertarik?

sumber: detik.com, Senin, 26/11/2012

BACA SELENGKAPNYA......................